Lingga TerkiniLingga Terkini
  • Home
  • News
  • Lingga
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Nasional
  • Video
Aa
Lingga TerkiniLingga Terkini
Aa
  • Home
  • News
  • Lingga
  • Kepri
  • Nasional
  • Video
Search
Follow US
Lingga Terkini > Berita > Krisis Air Saat Kemarau, Warga Singkep Barat Rela Tunggu Tengah Malam
BeritaBerita Lingga

Krisis Air Saat Kemarau, Warga Singkep Barat Rela Tunggu Tengah Malam

Jurnalis - Rahmat Hidayat
Jurnalis - Rahmat Hidayat Published Friday, 6 March 2026
Share
Seorang warga Desa Bukit Belah menunggu air mengalir pada malam hari untuk ditampung, setelah siang hari kran air tidak berfungsi akibat musim kemarau.
SHARE

LINGGA TERKINI – Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Lingga mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, warga kini harus berjuang ekstra demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Alih-alih bisa beristirahat di malam hari, sebagian warga justru memilih untuk tetap terjaga hingga larut malam. Mereka menunggu air yang baru mulai mengalir secara perlahan dari kran rumah, setelah seharian nyaris tidak keluar sama sekali.

Salah seorang warga, Mardani, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah terjadi selama musim kemarau berlangsung. Pada siang hari, kran air di rumahnya hampir tidak berfungsi karena debit air yang sangat minim.

Ad image

“Kalau siang hari kran sama sekali tidak mengalir. Biasanya kami baru bisa mendapatkan air pada malam hari, itu pun kadang harus menunggu sampai tengah malam,” ungkapnya. Pada (06/03/2026) Dinihari.

Menurutnya, air yang mengalir pada malam hari itu langsung ditampung di bak penampungan maupun ember untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak.

Situasi ini membuat warga harus menyesuaikan aktivitas mereka. Waktu istirahat yang seharusnya digunakan untuk tidur, kini justru dimanfaatkan untuk memastikan air bisa ditampung secukupnya.

Mardani juga menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan bak penampungan ataupun gangguan pada jaringan air. Melainkan murni karena musim kemarau yang membuat sumber air semakin berkurang.

“Bukan karena bocor atau rusak. Memang karena kemarau, jadi airnya susah didapat,” tambahnya.

Warga berharap adanya perhatian dan solusi dari pihak terkait agar pasokan air bersih dapat lebih stabil, terutama saat musim kemarau melanda.

Sebab, air merupakan kebutuhan utama yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.

 

Editor : Ruslan

Share this Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article IWI Batam Perkuat Perlindungan Hukum dan Keselamatan Wartawan

Akhlil Fikri Diumumkan Sebagai Plt SMSI Lingga

TERPOPULER

Aksi Terjun Payung Prajurit Yontaifib I Mar Pukau Masyarakat Dabo Singkep
Warga Pulau Nuja Dihebohkan Penemuan Mayat: Basarnas dan Polisi Langsung Bertindak
Proses Evakuasi Penemuan Mayat Yang Tidak Utuh Penuh Rintangan Alam
Ratap Pilu Sambut Kapolsek Singkep Barat di Rumah Korban Nelayan, Warga Cukas Yang Hilang

Lainnya

BeritaBintanSeputar KEPRI

IWI Batam Perkuat Perlindungan Hukum dan Keselamatan Wartawan

Thursday, 5 March 2026
BeritaBerita Lingga

Ramadan Tanpa Kepastian: RT/RW Lingga Keluhkan Tunggakan Insentif

Wednesday, 4 March 2026
BeritaBerita LinggaSeputar KEPRI

Dokumen Izin Tersus Picu Tanda Tanya, Kades Tanjung Irat Tegaskan Tak Tahu

Monday, 2 March 2026
BeritaBerita Lingga

Safari Ramadhan ke-9, Wabup Lingga Tekankan Sinergi dan Kepedulian Sosial

Sunday, 1 March 2026
Follow us:
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Privacy Policy
  • Karir

Network

  • Kutipan Berita
  • Inidie.com
  • Harian Lingga
  • Selingga.com

© Linggaterkini.com

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?