LINGGA – Kabar pembatalan Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Cup 2026 yang rencananya digelar di Lapangan Merdeka Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, menuai kekecewaan dari sejumlah tim yang telah mendaftarkan diri.
Turnamen yang sebelumnya direncanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau tersebut bahkan telah memasuki tahap pendaftaran. Panitia diketahui telah menyebarkan brosur pengumuman pendaftaran melalui berbagai media, termasuk media sosial.
Berdasarkan informasi dalam brosur, pendaftaran peserta awalnya dibuka mulai 17 Agustus hingga 22 September 2026. Namun, karena adanya perpanjangan waktu, pendaftaran kembali dibuka hingga Oktober 2026.
Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya 12 tim disebut telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut. Setiap tim dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp1,2 juta, ditambah uang jaminan kartu sebesar Rp300 ribu sebagaimana tercantum dalam brosur.
Salah seorang manajer tim yang telah mendaftar, namun meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengaku kecewa setelah menerima kabar bahwa turnamen tersebut batal dilaksanakan.
Ia mengatakan, kekecewaan bukan semata-mata persoalan biaya pendaftaran. Sebab, berdasarkan informasi yang diterima, uang pendaftaran peserta akan dikembalikan apabila turnamen benar-benar tidak terlaksana.
“Ini bukan soal uang pendaftaran, karena kalau memang kegiatan tidak jadi dilaksanakan, uang tersebut akan dikembalikan. Namun, yang kami sesalkan adalah bagaimana panitia bisa mengumumkan dan membuka pendaftaran secara luas, sementara pada akhirnya kegiatan justru dikabarkan batal,” ungkapnya dengan nada kecewa. Pada Jumat (06/11/2026).
Menurutnya, apabila persiapan penyelenggaraan belum benar-benar matang, seharusnya panitia tidak terburu-buru menyebarkan informasi dan membuka pendaftaran kepada tim-tim peserta.
Pasalnya, sejumlah tim telah meluangkan waktu, mempersiapkan pemain, hingga mengatur berbagai kebutuhan untuk mengikuti turnamen tersebut.
“Kalau memang persiapannya belum matang, mengapa sejak awal sudah menyebarkan brosur pendaftaran ke mana-mana, termasuk melalui media sosial? Bahkan, sudah ada 12 tim yang mendaftar. Tentu ini sangat disayangkan,” tambahnya.
Kondisi ini pun menimbulkan tanda tanya di kalangan tim peserta, mengingat turnamen tersebut sebelumnya telah diumumkan secara terbuka dan mendapat respons dari sejumlah klub sepak bola di Kabupaten Lingga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak panitia penyelenggara Piala Gubernur Cup 2026 belum berhasil dikonfirmasi terkait kepastian pembatalan maupun alasan di balik tidak terlaksananya turnamen tersebut.






